Philip K. Hitti mengatakan bahwa kurikulum
pendidikan dikuttab ini berorientasi kepada al-qur’an sebagai suatu tex book,
hal ini mencakup pengajaran membaca dan menulis, kaligrafi, gramatikal bahasa
arab. Sejarah Nabi hadits, khususnya yang berkaitan dengan Nabi SAW. Bahkan
dalam perkembangan kuttab dibedakan menjadi dua, yaitu kuttab yang mengajarkan
pengetahuan non agama (secular learning) dan kuttab yang mengajarkan ilmu agama
(religius learning).
Dengan adanya perubahan kurikulum tersebut dapat
dikatakan bahwa kuttab pada awal perkembangan merupakan lembaga pendidikan yang
tertutup dan setelah adanya persentuhan dengan peradaban helenisme menjadi
lembaga pendidikan yang terbuka terhadap pengetahuan umum, termasuk filsafat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar