Ilmu
astronomi atau perbintangan berkembang dengan baik, bahkan sampai mencapai
puncaknya, kaum muslimin pada masa bani Abbasiyah mempunyai modal yang terbesar
dalam mengembanngkan ilmu perhitungan. Mereka menggodok dan mempersatukan
aliran-aliran ilmu bintang yang berasal atau dianut oleh Yunani, Persia, India,
Kaldan. Dan ilmu falak
arab jahiliyah. Ilmu bintang memegang peranan penting dalam menentukan garis
politik para khalifah dan amir.
Diantara para
ahli ilmu astronomi pada masa ini adalah:
·
Al-battani atau Albatagnius, seorang ahli astronomi
yang terkenal dimasanya.
·
Al-Fazzari, seorang pencipta atrolobe, yakni alat
pengukur tinggi dan jarak bintang.
·
Abul Wafak, seorang menemukan jalan ketiga dari
bulan, jalan kesatu dan kedua telah ditemukan oleh ilmuan yang berkebangsaan
Yunani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar