Rabu, 11 Januari 2017

ww

Adapun para dokter yang populer pada masa itu antara lain:
·                     Abu Zakaria Yuhana bin Miskawaih, seorang ahli formasi di rumah sakit Yunde Shafur.
·                     Sabur bin sahal, direktur rumah sakit Yunde Shafur.
·                     Hunain bin Ishak (194-264 H/ 810-878 M) seoranng ahli penyakit mata ternama.
·                     Abu Zakaria Ar-Razy kepala rumah sakit di Bagdad dan seorang dokter ahli penyakit campak dan cacar, dan dia juga orang pertam yang menyusun buku mengenai kedokteran anak.

·                     Ibnu Sina (370-428 H/ 980-1037 M). Ia seorang ilmuan yang multi dimensi, yakni selain mengasai ilmu kedokteran, juga ilmu-ilmu lai, seperti filsafat dan sosiologi. Ibnu Sina berhasil menemukan sistem peredaran darah pada manusia diantara karyanya adalah Al- Qur’an fi al rhibb yang merupakan ensiklopedi kedokteran paling besar dalam sejarah.[7]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar