Disamping empat
pendiri mazhab besar tersebut, pada masa pemerintahan bani Abbas banyak
mujtahid mutlak lain yang mengeluarkan pendapatnya secara bebas dan mendirikan
mazhabnya pula, akan tetapi karena pengikutnya tidak berkembang pemikiran dan
mazhab itu hilang bersama berlalunya zaman.
Aliran teologi
sudah ada sejak masa bani Umayah, seperti khawarij, murji’ah, dan mu’tazilah,
akan tetapi perkembangan pemikirannya masih terbatas. Teologi rasional
mu’tazilah muncul diujung pemerintahan bani Umayah. Namun pemikirannya yang
sudah kompleks dan sempurna baru dirumuskanpada masa pemerintahan bani Abbas
periode pertama. Selain itu dalam bidang sastra, penulisan hadis juga
berkembang pesat pada masa bani Abbas. Hal itu mungkin terutama disebabkan oleh
tersedianya pasilitas dan transportasi, sehingga memudahkan para pencari dan
penulis hadis bekerja, dan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah
Al-Qur’an.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar